Saling berbagi dan menebar hikmah. Semoga catatan-catatan di blog ini bermanfaat. Salam ukhuwah fillaah. ^_^
RSS

Quotes on pictures














0 komentar

My notes

#
Selalu ada harapan dalam keyakinan, selalu ada keteguhan dalam kesabaran, selalu ada hikmah dalam kesyukuran dan selalu ada keniscayaan dalam doa.

#

Tidakkah kau merindukan, saat cahaya iman berpendar dalam setiap sendi kehidupanmu?
Bukankah itu sesuatu yang perlu diperjuangkan?
Lalu dengan alasan apa kau berdiam diri?
Seolah tak peduli dengan jiwa yang teramat beku itu.

Kemarilah, kita sama-sama meraih cahaya itu.

Aku dan kau pasti merindui, saat dimana nasehat menjadi penyemangat, 
Aku dan kau pasti merindui, saat senyum menjadi obat.
Aku dan kau pasti merindui, saat dimana kain lebar membalut auratmu dengan indahnya.

Kemarilah, kita sama-sama meraih kembali hidayah yang hampir hilang itu.

Kemarilah, bersama merengkuh rindu.
Merengkuh cinta yang mungkin telah lama dilupa
Mengucap do'a
Meski kita berada di tempat yang berbeda

0 komentar

Catatan Penulis Kacangan


Oleh : Maya N.
Kesan Pertama
Menulis menjadi teman sekaligus menjadi tempat “sampah” segala unek-unek dalam hati dan pikiran. Pertamanya, wuih… gak hobi banget dengan yang namanya menulis, selain memang karena penyakit kronis yang disebut males, tulisan tanganku pun gak ada model-modelnya gitu, jadi empet aja kalo liat tulisan sendiri.
0 komentar

Dakwah Itu....





Dakwah Itu……………………
Dakwah itu, membina, bukan menghina…
Dakwah itu, mendidik, bukan 'mendelik'…
Dakwah itu, mengobati, bukan melukai
Dakwah itu, mengukuhkan, bukan meruntuhkan…
Dakwah itu, menguatkan, bukan melemahkan…
Dakwah itu, mengajak, bukan mengejek…
Dakwah itu, menyejukkan, bukan memojokkan..
Dakwah itu, mengajar, bukan menghajar....
Dakwah itu, belajar, bukan kurang ajar ..
Dakwah itu, menasehati, bukan mencaci maki…
Dakwah itu, merengkuh, bukan menuduh...
Dakwah itu, bersabar, bukan gusar…
Dakwah itu, argumentative, bukan provokatif..
Dakwah itu, bergerak cepat, bukan sibuk berdebat…
Dakwah itu, realistis, bukan fantastis
Dakwah itu, adu konsep di dunia nyata, bukan adu mulut dan olah kata.
Dakwah itu, mencerdaskan, bukan mencemarkan…
Dakwah itu, menawarkan solusi, bukan mengumbar janji...
Dakwah itu, berlomba dalam kebaikan, bukan berlomba saling menjatuhkan..
Dakwah itu, menghadapi masyarakat, bukan membelakangi masyarakat...
Dakwah itu, memperbarui masyarakat, bukan membuat masyarakat baru..
Dakwah itu, mengatasi keadaan, bukan meratapi kenyataan…
Dakwah itu, pandai memikat, bukan mahir mengumpat
Dakwah itu, menebar kebaikan, bukan mengorek kesalahan...
Dakwah itu, menutup aib dan memperbaikinya, bukan mengumpat aib dan menyebarkannya..
Dakwah itu, menghargai perbedaan, bukan memonopoli kebenaran..
Dakwah itu, apresiasi terhadap langkah positif, bukan mencari-cari motif….
Dakwah itu, mendukung semua proyek kebaikan, bukan memunculkan keraguan..
Dakwah itu, memberi senyum manis , bukan menjatuhkan vonis…
Dakwah itu, berletih-letih menanggung problema umat, bukan meletihkan umat…
Dakwah itu, menyatukan kekuatan, bukan memecah belah barisan..
Dakwah itu, kompak dalam perbedaan, bukan ribut atas nama persatuan…
Dakwah itu, menghadapi musuh, bukan mencari musuh…
Dakwah itu, mencari teman, bukan memusuhi teman…
Dakwah itu, melawan kesesatan, bukan berbicara menyesatkan…
Dakwah itu, menjulurkan tangan, bukan menjulurkan lidah…
Dakwah itu, asyik dengan kebersamaan, bukan bangga dengan kesendirian…
Dakwah itu, menampung semua lapisan, bukan mengkotak-kotakkan…
Dakwah itu, kita mengatakan.. 'aku cinta kamu'… bukan… 'aku benci kamu..'
Dakwah itu, kita mengatakan, 'Mari bersama kami…' bukan.. 'Kamu harus ikut kami...'
Dakwah itu, dapat di masjid, di sekolah, di pasar, di kantor, di parlemen, di jalanan, hingga di tempat kebanjiran…. Dakwah bukan hanya di pengajian….!

Dakwah itu, ……asyik dah ………
Mau ikutan?... Hayuu lah..!

Ust. Abdullah Haidir, Lc (Ketua MPW PKS Arab Saudi)
Riyadh, 1434 H
0 komentar

AKU


Aku,
Adalah hawa di padang gersang,
Yang merindui akan segarnya lautan ilmu
Yang mengagumi jernihnya pesona Illahi

Aku,
Sang pembelajar di Universitas Kehidupan
Mengikat setali, dua tali, bahkan berjuta-juta tali hikmah
Membungkusnya pada catatan-catatan sederhana

Aku,
Sang pengelana di dunia tarbiyah
Mencoba terus kutapaki tangga demi tangganya
meski terjal dan penuh onak duri

Allahu Ghoyayatunaa
Ar Rosuul Qudwatunaa
Al Qur'an Dustuurunaa
Al Jihadu Sabiilunaa
Al Mautu Fii sabiilillaah
Asma Amaniinaa

_______________________________________________________________

Tuhan telah menentukan takdir pada seseorang ini dengan nama lengkap Maya Nurmayanti, dengan menambah Umarro dibelakang namanya, merupakan sebuah kecintaannya terhadap sang almarhum ayahanda tercinyanya, H. Umar (Alm).
Katanya, ia sang pembelajar di universitas kehidupan. Ya, kehidupan yang telah membawa dan memberinya banyak pelajaran hidup. Tentang cinta, rindu, suka dan duka, bahagia dan rasa bersedih hati, lalu ia pun memcoba memahami dan terus belajar untuk meraih kata ‘ikhlash’ dalam kamus hidupnya.
Meskia ia tak sempurna, setiap senyum dan langkah kehidupannya menjadikan lentera harapan di jiwanya. Motivasi utamanya ialah Tuhan-nya (Allah swt).
Jika Allah tujuan inti, tak perlu bersedih hati. Jika Allah tujuan inti, tanamkan ikhlas di hati. Jika Allah tujuan inti, haram memaki takdir-Nya. Jika Allah tujuan inti, tak perlu risau dengan janji-Nya
Mencari, mendalami, memahami, lalu berusaha mengamalkan setiap tetes demi tetes ilmu yang menjadi penawar dahaganya.
Salam Cinta,
Maya N. Umarro


_______________________________________________________________


Mulai bergabung dengan Forum Lingkar Pena (FLP) Kuningan tahun 2010.
Belajar tentang dunia kepenulisan, karena dengan menulis, jejak kita kan terukir. Dengan menulis, kita bisa berbagi hikmah. Dengan menulis pun kita bisa berdakwah.
Berusaha untuk tetap semangat, meski bara itu kadang hampir padam. Menyulutnya dengan prinsip 'bermain congklak' (saling memberi dan saling menerima)



Mengarungi dan menyelami lautan ilmu.

Kuliah di Universitas Kuningan, jurusan Pendidikan Bahasa Inggris.





LDK Al-kahfi Universitas Kuningan
Membuat hidup lebih bermakna.
Disini kami saling belajar, belajar sabar, belajar ikhlas, belajar arti sebuah pengorbanan, belajar mempertahankan kokohnya ukhuwah, belajar memperbaiki diri.
Karena hidup adalah belajar dan pembelajaran.
0 komentar

Fatamorgana Kesunyian

Aku tak hendak memahat kesakitan di ruang hati siapapun. Kata-kataku adalah nyanyian semesta yang mengalun bersama irama hati, dan terkadang menjadi melodi dalam kesunyian. Terserah saja orang menafsirkan setiap syair-syairku, termasuk juga kau. Aku tak sakit hati saat kau bilang padaku,”berhentilah menggilai kesunyian.” Komputer  di kamar tempat aku berimajinasi masih menyala, sedang belum satu puisipun kurangkai dengan sempurna. Aku kembali tersenyum dengan mengulang-ulang membaca pesan di layar Hpku.
0 komentar

Cerita Pada Bunda

Bunda…

Malam ini, biarkan aku bercerita tentang hatiku

Sejenak saja

Sambil menikmati alunan sholawat dikejauhan sana

Bersama detak jam yang tak henti menghitung waktu

Aku lontarkan tanya padamu

Apa salah jika aku jatuh cinta?

Seperti dingin yang meresap pada dinding kamar

Tanpa bisik, juga tanpa kompromi

Melubangi bilik hati yang hampir rapuh

Aku harus bagaimana, Bunda?

Menepisnya sekuat hati
0 komentar