Kemarin aku melihatmu dengan seulas senyum seperti yang sering kusaksikan sebelumnya.
Serupa mentari yang mampu berpendar indah di pagi nan merekah.
Aku tak hendak mengganggu kedamaianmu dari langkah yang sedang kau tapaki.

"Cicipilah kata-kata mu sebelum kamu keluarkan dari mulutmu dan (sebelum) dengannya kamu menyakiti orang lain"